SIBERMEDIA.ID, JAKARTA – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyampaikan bahwa Presiden membuka ruang dialog dengan berbagai tokoh nasional untuk membahas perkembangan situasi global, termasuk konflik di Timur Tengah serta dukungan Indonesia terhadap Palestina.
Hal itu disampaikan Muzani dalam keterangan pers di Jakarta, usai pertemuan Presiden dengan sejumlah tokoh nasional dan mantan pejabat negara. Selasa (4/3/2026).
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Muzani, pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Para peserta diskusi menyampaikan berbagai pandangan, kritik, serta saran terkait dinamika geopolitik dan posisi Indonesia di tingkat internasional.
“Pertemuan berjalan sangat akrab dan penuh kekeluargaan. Presiden juga menjelaskan sejumlah persoalan secara detail yang mungkin belum dipahami sebelumnya,” ujar Muzani.
Ia mengatakan sejumlah tokoh nasional yang hadir turut memberikan pandangan, di antaranya Presiden ke-7 RI Joko Widodo serta mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain itu, beberapa mantan pejabat pemerintah dan tokoh lainnya juga menyampaikan pemikiran strategis mengenai kebijakan luar negeri Indonesia.
Menurut Muzani, berbagai masukan tersebut diterima Presiden dengan terbuka dan dapat menjadi referensi dalam pengambilan kebijakan negara.
“Ada pandangan yang bersifat kritis, ada pula yang berupa saran dan pemikiran strategis. Semua diterima Presiden dengan baik sebagai bahan pertimbangan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut juga dibahas komitmen Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Muzani menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap Palestina merupakan amanat konstitusi.
“Dukungan terhadap Palestina sudah jelas tercantum dalam konstitusi Indonesia, sehingga posisi Indonesia dalam berbagai forum internasional tetap mengarah pada upaya mempercepat kemerdekaan Palestina serta mendukung proses rekonstruksi dan rehabilitasi wilayah tersebut,” jelasnya.
Selain isu Palestina, diskusi juga menyinggung dinamika geopolitik global, termasuk ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran yang dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan Timur Tengah.
Muzani menambahkan bahwa Presiden juga terbuka mendengarkan pandangan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk ulama dan tokoh agama, mengenai perkembangan situasi global tersebut.
“Presiden pada prinsipnya sangat terbuka terhadap pandangan masyarakat. Dialog dengan berbagai elemen juga menjadi bagian dari upaya mencari masukan dalam menyikapi situasi dunia,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan persaudaraan di tengah dinamika global yang terus berkembang.
“Kita harus menjaga ukhuwah, baik sesama umat beragama maupun antarbangsa, agar kedamaian dan keharmonisan dunia dapat terus terjaga,” tutup Muzani. (Red/Nov)










