Dosen UIMSYA Raih Research Grant Bank Indonesia 2026 Lewat Kolaborasi Riset Tiga Kampus

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIBERMEDIA.ID, BANYUWANGI–Kabar membanggakan datang dari dunia akademis pesantren. Salah satu dosen dari Universitas KH. Mukhtar Syafaat (UIMSYA) Blokagung, Banyuwangi, Ahmad Afif, berhasil mencatatkan prestasi gemilang sebagai bagian dari tim peneliti yang lolos sebagai penerima Research Grant Bank Indonesia (RGBI) 2026.

Prestasi ini menjadi kian prestisius mengingat ketatnya persaingan tahun ini. Tercatat, sebanyak 1.062 proposal masuk ke meja panitia, melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya yang berjumlah 859 proposal. Dari ribuan ide tersebut, tim peneliti berhasil menembus seleksi hingga menjadi bagian dari 25 proposal terpilih secara nasional.

Kolaborasi Lintas Institusi
Tim peneliti ini dipimpin oleh Hardiansyah dari Universitas Paramadina, berkolaborasi dengan Ahmad Afif dari UIMSYA, Handi Fauzi dari Universitas Paramadina, serta Hesti dari ITB Ahmad Dahlan. Sinergi antar-perguruan tinggi ini menunjukkan bahwa riset berbasis pesantren kini semakin diperhitungkan di level strategis nasional.

Seleksi berlangsung sangat kompetitif melalui empat tahapan krusial:
1. Penulisan proposal (1.062 pendaftar).
2. Presentasi kandidat (46 proposal terbaik).
3. Penetapan kandidat.
4. Pengumuman resmi (25 pemenang).

P-CWEM: Solusi Finansial Masa Depan Pesantren
Riset yang diangkat bertajuk “Pesantren Corporate Waqf Endowment Model (P-CWEM) – Three Gate Investment Strategy”. Model ini menawarkan relevansi baru dalam pengembangan wakaf di lingkungan pesantren, khususnya dengan memberdayakan wakaf uang sebagai instrumen investasi modern.

Selama ini, banyak pesantren menghadapi tantangan serius terkait biaya operasional. Melalui strategi investasi “tiga gerbang” (Three Gate) yang diusulkan, potensi wakaf investasi diharapkan mampu menutupi celah kebutuhan finansial pesantren secara mandiri dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Di HUT ke-9 SMSI, Ketua Dewan Pers Tekankan Pentingnya Redefinisi Pers di Era Digital

“Harapannya, dengan model ini pesantren dapat memaksimalkan potensi wakaf investasi untuk menutupi kebutuhan operasional yang sering kali menjadi kendala. Jika operasional sudah tertangani, para kyai, asatidz, dan santri bisa lebih tenang dan fokus sepenuhnya pada kegiatan ‘ngaji’ dan dakwah,” ujar Ahmad Afif.

Pengakuan Terhadap Ekonomi Syariah
Masuknya tema “Wakaf di Pesantren” dalam kategori yang relevan dengan pengembangan ekonomi syariah menunjukkan bahwa instrumen filantropi Islam kini telah terafirmasi sebagai pilar ekonomi yang bersanding sejajar dengan ranah pengembangan ekonomi lainnya di Indonesia.

Keberhasilan tim peneliti ini diharapkan menjadi pemantik bagi akademisi lain untuk terus menggali potensi ekonomi berbasis umat yang profesional, modern, dan berdampak nyata bagi pendidikan Islam di tanah air.

Follow WhatsApp Channel sibermedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae Reses di Muna Serap Aspirasi Hingga Sampaikan Bupati Muna Tidak Boleh Diam Apalagi Katakan Tidak Ada Uang
UMKM Binaan Rumah BUMN PLN Muna Ikuti Pelatihan Legalitas BPOM
Fakultas Hukum UHO Gelar Penyuluhan Pencegahan KDRT di Konawe Selatan, Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat
Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah Terkunci di Lasalepa Muna, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari
FKDSI Matangkan Pelantikan DPP dan Rakernas, Perkuat Konsolidasi Dosen Se-Indonesia
Dirut PDAM Muna Diperiksa Kejari Muna Terkait Penyertaan Modal Senilai 3 Milyar Kini Masuk Tahap Penyelidikan
3 Terdakwa Tipikor Setda Mubar dijatuhi Hukuman 1 Tahun Lebih
La Ode Darwin Sebut Reuni Akbar KKMM Murni Ajang Silaturahmi
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Anggota DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae Reses di Muna Serap Aspirasi Hingga Sampaikan Bupati Muna Tidak Boleh Diam Apalagi Katakan Tidak Ada Uang

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:34 WIB

UMKM Binaan Rumah BUMN PLN Muna Ikuti Pelatihan Legalitas BPOM

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Fakultas Hukum UHO Gelar Penyuluhan Pencegahan KDRT di Konawe Selatan, Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:32 WIB

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah Terkunci di Lasalepa Muna, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:50 WIB

FKDSI Matangkan Pelantikan DPP dan Rakernas, Perkuat Konsolidasi Dosen Se-Indonesia

Berita Terbaru