Dugaan Modus Pemerasan Siber Incar Anak-anak, Masyarakat Minta Cyber Polda Sultra Tingkatkan Edukasi

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara, Novrizal (Foto:Istimewa)

Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara, Novrizal (Foto:Istimewa)

SIBERMEDIA.ID, KENDARI-Masyarakat Sulawesi Tenggara diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dugaan modus kejahatan siber yang menyasar anak-anak melalui media sosial dan aplikasi komunikasi digital.

Informasi tersebut disampaikan oleh anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Tenggara, Novrizal, yang mengungkap adanya laporan dari masyarakat terkait indikasi praktik eksploitasi dan pemerasan terhadap anak melalui video call.

Menurut Novrizal, pelaku diduga terlebih dahulu menjalin komunikasi dengan anak-anak melalui media sosial atau aplikasi perpesanan. Setelah mendapatkan kepercayaan korban, pelaku kemudian meminta anak melakukan panggilan video (video call) dan memperlihatkan bagian tubuh yang bersifat pribadi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi yang kami terima dari masyarakat menunjukkan adanya dugaan modus yang sangat berbahaya. Anak-anak diminta melakukan video call dan memperlihatkan bagian tubuh pribadinya. Rekaman atau tangkapan layar dari video tersebut diduga kemudian digunakan sebagai alat untuk melakukan ancaman, pemerasan, maupun bentuk eksploitasi lainnya terhadap korban,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).

Atas kondisi tersebut, Novrizal berharap Direktorat Reserse Siber Polda Sultra dapat memberikan perhatian khusus dengan meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya kejahatan siber yang menargetkan anak-anak.

Baca Juga :  Dinas Koperasi dan UMKM Gencar Melakukan Pembinaan 419 Koperasi Di Muna

Ia menilai peran orang tua menjadi faktor penting dalam mencegah anak menjadi korban tindak kejahatan digital. Pengawasan terhadap penggunaan gawai, media sosial, serta aktivitas daring anak perlu dilakukan secara intensif.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengingatkan anak-anak agar tidak mudah menerima pertemanan dari orang yang tidak dikenal di dunia maya, tidak melakukan video call dengan orang asing, serta tidak membagikan informasi maupun gambar yang bersifat pribadi kepada siapa pun melalui internet.

“Apabila anak mengalami atau menemukan kejadian serupa, segera laporkan kepada orang tua, guru, atau aparat penegak hukum agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.

Novrizal menegaskan bahwa pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk melindungi anak-anak dari berbagai bentuk kejahatan siber yang terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan teknologi digital.

Ia berharap informasi tersebut dapat menjadi perhatian bersama, baik oleh aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, maupun masyarakat luas, guna menciptakan ruang digital yang aman dan ramah bagi anak-anak di Sulawesi Tenggara.

Baca Juga :  Berakhir Damai, Polemik Dugaan Penipuan Libatkan PT Swarna Dwipa Property Diselesaikan Secara Terbuka

Sementara itu, Subdit Siber Polda Sultra merespons informasi tersebut dengan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah-langkah pencegahan melalui edukasi dan peningkatan literasi digital masyarakat.

Kanit 2 Tipidsiber Subdit Siber Polda Sultra, AKP Asfandi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya edukasi, sosialisasi, dan literasi digital guna mencegah berbagai bentuk kejahatan siber, terutama yang menyasar anak-anak.

“Kami akan terus meningkatkan upaya edukasi, sosialisasi, dan literasi digital kepada masyarakat sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya kejahatan siber, khususnya yang menyasar anak-anak,” ujar AKP Asfandi.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan anak di ruang digital.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, sekolah, dan orang tua untuk bersama-sama menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan bertanggung jawab bagi generasi muda,” tambahnya.

Follow WhatsApp Channel sibermedia.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anggota DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae Reses di Muna Serap Aspirasi Hingga Sampaikan Bupati Muna Tidak Boleh Diam Apalagi Katakan Tidak Ada Uang
UMKM Binaan Rumah BUMN PLN Muna Ikuti Pelatihan Legalitas BPOM
Fakultas Hukum UHO Gelar Penyuluhan Pencegahan KDRT di Konawe Selatan, Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat
Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah Terkunci di Lasalepa Muna, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari
FKDSI Matangkan Pelantikan DPP dan Rakernas, Perkuat Konsolidasi Dosen Se-Indonesia
Dirut PDAM Muna Diperiksa Kejari Muna Terkait Penyertaan Modal Senilai 3 Milyar Kini Masuk Tahap Penyelidikan
3 Terdakwa Tipikor Setda Mubar dijatuhi Hukuman 1 Tahun Lebih
La Ode Darwin Sebut Reuni Akbar KKMM Murni Ajang Silaturahmi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Anggota DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae Reses di Muna Serap Aspirasi Hingga Sampaikan Bupati Muna Tidak Boleh Diam Apalagi Katakan Tidak Ada Uang

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:34 WIB

UMKM Binaan Rumah BUMN PLN Muna Ikuti Pelatihan Legalitas BPOM

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:50 WIB

Fakultas Hukum UHO Gelar Penyuluhan Pencegahan KDRT di Konawe Selatan, Tingkatkan Kesadaran Hukum Masyarakat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:32 WIB

Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah Terkunci di Lasalepa Muna, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:50 WIB

FKDSI Matangkan Pelantikan DPP dan Rakernas, Perkuat Konsolidasi Dosen Se-Indonesia

Berita Terbaru