Wakil Bupati Muna: Pembangunan Batalion Di Warangga Bisa Digeser atau Tidak Tergantung Keputusan Menteri Kehutanan

Jumat, 2 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Muna, Bachrun Labuta bersama Wakilnya, Asrafil usai melakukan pelantikan kepala sekolah SD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto:Iman Supa)

Bupati Muna, Bachrun Labuta bersama Wakilnya, Asrafil usai melakukan pelantikan kepala sekolah SD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. (Foto:Iman Supa)

SIBERMEDIA.ID, MUNA- Wakil Bupati Muna, Asrafil secara tegas menyampaikan bahwa Pembangunan Markas Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di Kabupaten Muna dipusatkan di kawasan Hutan Warangga bukan menjadi usulan Pemerintah Daerah (Pemda) Muna namun dilakukan oleh teknis dari TNI.

Asrafil yang ditemui usai menghadiri Pelantikan Kepala Sekolah SD di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menyampaikan bahwa masyarakat tidak menolak pembangunan Batalion di Kabupaten Muna tapi mereka mendukung program pemerintah yang pembangunannya tetap dilakukan di Kabupaten Muna.

“Dengan dibangunnya Batalion di Muna maka InsyaAllah kita akan ada pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP),”Ucapnya. Jumat 2 Oktober 2026.

Ia menyebut berdasarkan SK dari Kementerian Kehutanan pembangunan Batalion seluas 46,3 Hektare didalamnya sudah ada pengusaan oleh masyarakat tetapi dalam penguasaan ini masih status kawasan hutan.

Baca Juga :  Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah Terkunci di Lasalepa Muna, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari

“Jadi lahan yang dibangun Batalion itu masih status kawasan hutan, namun dalam lokasi SK begitu kita plotting dalam peta ternyata menimpah beberapa sertifikat hasil dari program Tora, itu yang sudah ada sertifikatnya sehingga kami meminta pada pihak teknis yang ada sertifikatnya jangan disentuh agar semua ini bisa berjalan,” katanya.

Lanjutnya, Pembangunan Batalion ini sudah di hearing DPRD Muna maka DPRD meminta untuk sama-sama masyarakat ke Kementerian Kehutanan.

“Apakah ini bisa digeser atau tidak tergantung keputusan (Menteri Kehutanan) karena ini bukan wilayah kewenangan pemerintah daerah untuk mengurus kawasan hutan karena yang punya kawasan ini Kementerian Kehutanan,” terangnya

Baca Juga :  Hasil Pansus RSUD dr. H. LM. Baharuddin M. Kes Disidang Paripurnakan Setelah Masa Reses Berakhir

Dikonfirmasi siapa yang mengusulkan lokasi Warangga dijadikan pembangunan Batalion, mengungkapkan bahwa ini program pemerintah untuk pembangunan Batalion pihaknya tidak ada usulan secara langsung ke Kementerian Kehutanan untuk penempatan Batalion namun setelah terbit SKnya pihak TNI bersama Pemerintah melakukan rapat.

“Penempatan lokasi di Kawasan Warangga berdasarkan penglihatan teknis TNI sehingga pas dibangun disitu, mereka pasti sudah survei lokasi dan memiliki kriteria khusus dari TNI untuk penempatan Batalion,” jelas Asrafil sebagai Mantan Kepala BPN Kediri (Jawa Timur)

Sementara itu, Persoalan nanti rawan konflik dengan dibangunnya Batalion.

“Kita di Muna tidak inginkan ada konflik, mudah-mudahan kita bisa atur dengan baik,” tutupnya.

Berita Terkait

Ridwan Bae Sindir Gubernur ASR dan Bupati Di Sultra “Jangan Hanya Tidur-Tidur Di Meja Namun Turun Melihat Masyarakat”
Diisukan Tampil Sebagai Calon Bupati Muna, Wa Ode Rabia Tegaskan Tunjukkan Kerja Nyata Di DPD RI
3 Rumah Di Watonea Muna Dilalap Si jago Merah, Mobil dan Motor maupun Berkas Penting Tidak Terselamatkan
Kasir FIFGROUP Raha Diduga Gelapkan Uang Nasabah Puluhan Juta Dengan Modus Beri Kwitansi Palsu
Gelar Operasi Patuh Anoa 2026, Kasat Lantas Polres Muna Lebih Memberikan Edukasi Ketimbang Penindakan Tilang
Duka Menyelimuti Keluarga H. Ruksamin, Muhammad Radja Bintang Rukusala Berpulang di Usia 21 Tahun
Anggota DPR RI Ridwan Bae Bersama Sekjen Transmigrasi RI Mendukung Program Trans Marine Bupati Buteng, Tahun 2027 Mulai Dianggarkan
KP3I Kecam Dugaan Penyiksaan dan TPPO di Kapal KM Maulana 23, Desak Penegakan Hukum dan Reformasi Tata Kelola ABK Perikanan

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 05:45

Ridwan Bae Sindir Gubernur ASR dan Bupati Di Sultra “Jangan Hanya Tidur-Tidur Di Meja Namun Turun Melihat Masyarakat”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:16

Diisukan Tampil Sebagai Calon Bupati Muna, Wa Ode Rabia Tegaskan Tunjukkan Kerja Nyata Di DPD RI

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:49

3 Rumah Di Watonea Muna Dilalap Si jago Merah, Mobil dan Motor maupun Berkas Penting Tidak Terselamatkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:22

Kasir FIFGROUP Raha Diduga Gelapkan Uang Nasabah Puluhan Juta Dengan Modus Beri Kwitansi Palsu

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45

Gelar Operasi Patuh Anoa 2026, Kasat Lantas Polres Muna Lebih Memberikan Edukasi Ketimbang Penindakan Tilang

Berita Terbaru