SIBERMEDIA,ID, MUNA-Rumah BUMN PLN Muna kembali mendorong peningkatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan pelatihan dan pengenalan perpajakan usaha.
Kegiatan tersebut di hadiri langsung Kepala Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Raha, Yudhi P. Wibowo, serta penyuluh pajak dari KPP Pratama Baubau, Dian Arif Patria sebagai narasumber.
Kegiatan tersebut Mengusung tema “Melek Pajak, Tertib Administrasi, Siap Naik Kelas”, kegiatan ini memberikan pemahaman kepada pelaku UMKM mengenai kewajiban perpajakan, pencatatan usaha, hingga perubahan ketentuan pajak yang perlu diketahui pelaku usaha.
Dian Arif Patria memberikan materi kepada pelaku UMKM pengenalan mengenai pajak pusat dan pajak daerah, serta pentingnya melakukan pencatatan omzet dan transaksi usaha secara tertib.
Selain itu para peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai ketentuan terbaru PP Nomor 20 Tahun 2026 terkait PPh Final UMKM, Berdasarkan penjelasan Direktorat Jenderal Pajak.
Dian Arif Patria juga menjelaskan pentingnya membedakan pencatatan dan pembukuan.
“Pencatatan digunakan untuk merekam peredaran bruto dan transaksi usaha secara teratur, sedangkan pembukuan diperlukan bagi wajib pajak yang memenuhi ketentuan untuk menyusun laporan keuangan seperti neraca dan laporan laba rugi”, jelasnya
Selain itu pelaku UMKM perlu memahami bentuk badan usaha, omzet, serta sumber penghasilannya sebelum menentukan kewajiban perpajakannya.
Manager Rumah BUMN PLN Muna, Haidir Ali mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Rumah BUMN dalam memberikan pendampingan kepada UMKM binaan agar tidak hanya berkembang dari sisi produk dan pemasaran, tetapi juga memahami administrasi usaha.
“Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN PLN Muna berharap pelaku UMKM semakin memahami pentingnya administrasi usaha dan perpajakan sejak dini”, harapnya
Sementara itu koordinator Rumah BUMN PLN Muna, Sitti Muzdalifah juga berharap dengan pencatatan yang rapi dan pemahaman perpajakan yang baik, pelaku usaha dapat menjalankan usahanya secara lebih tertib sekaligus mempersiapkan diri untuk berkembang dan naik kelas.
“Kita terus mendorong UMKM binaan BUMN Muna untuk aktif mengikuti pendampingan dan pelatihan sebagai bagian dari penguatan kapasitas serta pengembangan usaha”, ucapnya.
Peliput:Safrizal











