SIBERMEDIA.ID, MUNA-Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Sugeng Riyanta melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di Kabupaten Muna dan Kabupaten Muna Barat bersama rombongan untuk pertama kalinya sejak dilantik bulan April 2026.
Kunker Kejati sekaligus melakukan Pembekalan pimpinan daerah Kabupaten Muna yang didampingi Anggota DPD RI, Umar Bonte, Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil, Ketua DPRD Sultra, La Tariala, Ketua DPRD Muna, Muhamamad Rahim maupun Kajari Muna Indra Thimoty. Selasa 6 Oktober 2026.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Muna, La Ode Asrafil menyampaikan sebuah kehormatan mendapat kunjungan pertama Kejati Sultra di Kabupaten Muna sehingga berharap hal ini membawa keberkahan dalam tata pemerintahan.
Ia menyampaikan bahwa Pemda Muna dan Kejaksaan Negeri Muna berkomitmen dalam tata kelola pembangunan daerah.
“Seluruh program kerja OPD berjalan baik dan transparan untuk mencegah masalah hukum, selain itu hubungan kami bersama Kejari sangat baik dilihat sudah ada kerja sama dengan Kasi Datun dalam penertiban aset daerah baik bergerak maupun aset tidak bergerak yang dilakukan mulai tahun ini penertibannya,”terangnya.
Kejati Sultra, Dr. Sugeng Riyanta menyampaikan bahwa kunjungan kerja pertama di Kabupaten Muna sejak mulai bekerja bulan Mei dan kunjungan ini akan lanjut ke Kabupaten Buton.
Ia menekankan pada Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) tentang peran strategis sesuai peraturan Perundang-undangan berlaku.
“Forkopimda ini bukan hanya sekadar forum-foruman saja kalau tidak dimanfaatkan dengan baik maka kita rugi saya menyarankan Forkopimda untuk berkolaborasi dalam mengelola potensi yang ada hingga menyelesaikan berbagai persoalan,”ucapnya.
Selain itu, kunjungan kerjanya Di Kabupaten Muna dan Muna Barat (Mubar) membagi tips dalam pemerintahan agar bisa berdampak bagi masyarakat ditengah suasana efisien anggaran.
“Pembagian tips ini karena perna menjabat sebagai Pj. Bupati Napanuli Tengah selama 1 tahun 4 bulan, intinya harus mengedepankan kaloborasi, tidak boleh lagi bicara APBD kita berapa sementara uang diluar itu banyak seperti CSR, Apabila di Kabupaten Muna memiliki anggota DPR RI, Bapak Ridwan Bae sudah pasti mengeluarkan kebijakan dalam membangun di Kabupaten Muna,”ucapnya.











