JAKARTA – Korlantas Polri menggelar kegiatan pembinaan Program Beasiswa Pendidikan bagi personelnya di Gedung NTMC Korlantas Polri, Jakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung transformasi kelembagaan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Senin (2/3/2026).
Sebagaimana dilansir dari eppid.polri.go.id, pembinaan tersebut diikuti oleh 21 personel yang akan melanjutkan pendidikan melalui jalur beasiswa, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Kasidiklaka Subditlaka Ditgakkum Korlantas Polri, AKBP Deni Setiawan, menjelaskan bahwa para peserta dipersiapkan untuk mengikuti pendidikan di sejumlah perguruan tinggi ternama, termasuk serta beberapa universitas luar negeri yang masuk kategori top dunia.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saat ini kami melaksanakan pembinaan kepada 21 personel Korlantas Polri yang akan mengikuti pendidikan beasiswa, baik di Universitas Indonesia maupun di universitas luar negeri yang masuk Top Dunia,” ujar AKBP Deni.
Dari total peserta, empat di antaranya merupakan Polisi Wanita (Polwan) dan 17 lainnya Polisi Laki-laki (Polki). Mereka akan melanjutkan pendidikan di berbagai bidang yang relevan dengan tugas dan fungsi lalu lintas.
Menurut AKBP Deni, pembinaan tidak hanya difokuskan pada aspek administratif, tetapi juga mencakup penguatan kompetensi akademik. Materi pembinaan meliputi pendalaman ilmu lalu lintas serta peningkatan kemampuan bahasa Inggris untuk menunjang kesiapan menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
“Pembinaan ini meliputi penguatan pengetahuan di bidang lalu lintas serta persiapan kemampuan bahasa Inggris, guna mendukung kesiapan peserta dalam menghadapi seleksi masuk perguruan tinggi,” tambahnya.
Melalui program ini, Korlantas Polri berharap para peserta mampu memperdalam ilmu transportasi, khususnya pada aspek keselamatan jalan (road safety), dan mengimplementasikannya dalam upaya peningkatan keselamatan berlalu lintas secara nasional.
“Harapannya, setelah mengikuti pendidikan, para peserta dapat memperoleh ilmu di bidang transportasi, khususnya road safety, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan keselamatan lalu lintas di Indonesia,” tutupnya. (Red)










