SIBERMEDIA.ID, MUNA- Sejumlah massa dari Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Lingkup Kabupaten Muna mengelar unjuk rasa di depan kantor DPRD Muna dalam menyampaikan aspirasi terkait pembayaran gaji setelah Kabupaten Muna mendapat dana transfer dari Pemerintah pusat senilai 137 Milyar.
Dalam penyampaian perwakilan sejumlah massa dari P3K Paruh waktu yang digaji 0 Rupiah berdasarkan SK ini, Ketua DPRD Muna, Mohammad Rahim langsung menemui dan berdialog secara langsung diruanganya.
Diketahui bahwa Pemerintah Kabupaten Muna secara resmi melantik sebanyak 6.922 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pada Rabu 21 Januari 2026 lalu namun berdasarkan data yang dimiliki masih terdapat 4000 an yang belum terima gaji sementara lainnya telah terbayarkan gajinya bersumber APBD Muna.
Ketua DPRD Muna Muhamad Rahim yang ditemui usai menerima aspirasi P3K Paruh waktu menyampaikan aspirasi mereka agar ada perbaikan nasib setelah Pemda Muna mendapat dana transfer senilai 137 Milyar dari pemerintah pusat.
“4000an P3K Paruh waktu itu harus kita perhatikan nasib mereka. Kita harus memanusiakan manusia,” katanya.
Dalam pembayaran gaji P3K Paruh waktu ini menurutnya tidak perlu menyebut besaran angka gaji yang akan diterima.
“P3K Paruh Waktu di Kabupaten Muna selama ini mereka bekerja rajin dan iklas walau tanpa gaji. Maklum kondisi keuangan kita sulit. Namun dengan adanya dana transfer masuk dari pusat, nasib mereka harus kita pikirkan bersama. Apalah gunanya kita membangun sana sini, kalau masih ada saudara kita yang kesulitan hidup padahal mereka punya NIP juga,”tambah politisi PDIP Kab Muna ini seraya menyampaikan terimakasih kepada Presiden RI Prabowo yang telah mengambilkan kebijkan dengan memberikan dana transfer sebesar Rp 137 M tahun 2026, ke Kabupaten Muna.
Rahim Mantan Aktivis UHO ini menambahkan, Puluhan P3K Paruh Waktu bahwa persoalan gaji ini akan dibahas di Bangar DPRD Muna.
“Akan kira bawa kerapat Bangar DPRD Muna aspirasi mereka ini. Saya berharap teman teman di Bangar nanti merespon hal ini. Apalagi penyampaikan Bupati Muna Drs H Bachrun MSi, kalau dana transfer ini akan digunakan untuk membayar gaji PNS dan operasional PNS lainnya,” lanjutnya.
Ditempat terpisah Ketua Aliansi P3K.Paruh Waktu Kabupaten Ali, saat dikonfirmasi koran ini perihal kedatangan mereka ke Kantor DPRD Muna mengatakan jika kedatangan mereka meminta agar DPRD Muna segera merespon aspirasi mereka tentang gaji atau honor P3K Paruh waktu yang bergaji Rp 0 selama ini.
” Kami berharap DPRD Muna dan Bupati Muna.segera memperhatikan nasib 4000an P3K.Paruh Waktu yang selama ini bergaji Rp.0. Ada dana transfer masuk sebesar Rp 137 M saat ini.Jadi kami minta nasib kami diperhatikan. Kami tidak bisa menyebut besaran gaji yang kami minta, tapi minimal harus Pemda Muna memanusiakan manusialah. Apalagi dalam pemyampaikannya Pak Bupati Muna mengatakan dana ini akan digunakan untuk membayar gaji PNS,” kata Ali bersama rekan-rekannya sekitar 50 orang di Kantor DPRD Kab Muna.











