SIBERMEDIA.ID – Ketegangan geopolitik global biasanya diukur dari kekuatan militer, strategi perang, atau pengaruh ekonomi suatu negara. Namun di balik rapat militer dan pertemuan diplomatik para elite dunia, ada detail kecil yang kerap menarik perhatian publik, yakni jam tangan yang dikenakan para pemimpin militer dan politik.
Jam tangan mungkin hanya aksesori di pergelangan tangan. Tetapi bagi sebagian tokoh dunia, benda kecil ini juga mencerminkan gaya hidup, filosofi kepemimpinan, hingga citra politik yang ingin ditampilkan kepada publik.
ADVERTISEMENT
.SCROLL TO RESUME CONTENT
Di tengah rivalitas geopolitik antara Barat, Israel, dan Iran, pilihan jam tangan para tokoh penting dari masing-masing kubu memperlihatkan kontras yang cukup mencolok. Para jenderal Barat kerap tampil dengan jam tangan premium bernilai puluhan hingga ratusan juta rupiah, sementara sejumlah pemimpin Iran justru dikenal menggunakan jam tangan sederhana yang harganya jauh lebih terjangkau.
Perbedaan ini bukan sekadar soal selera, tetapi juga sering dianggap mencerminkan dua gaya elite yang berbeda di panggung geopolitik dunia.
Salah satu contoh datang dari jenderal Amerika Serikat, John D. Caine, yang terlihat mengenakan jam tangan Rolex model Rolex Datejust. Rolex dikenal sebagai salah satu produsen jam tangan paling prestisius di dunia. Merek asal Swiss ini memiliki reputasi tinggi berkat presisi mekanik, desain klasik, serta eksklusivitas yang telah dibangun selama lebih dari satu abad.
Di pasar global, jam tangan Rolex Datejust umumnya dibanderol pada kisaran USD 8.000 hingga USD 15.000, atau sekitar Rp125 juta hingga Rp235 juta, tergantung material, ukuran, dan variasi desainnya. Karena nilai dan prestisenya, Rolex sering dianggap sebagai simbol status di kalangan pejabat tinggi, pebisnis, hingga elite militer Barat.
Sebaliknya, sejumlah tokoh militer Iran terlihat mengenakan jam tangan yang jauh lebih sederhana. Dalam beberapa foto yang beredar di media sosial, terlihat penggunaan jam tangan dari merek Jepang Casio, salah satunya model Casio Enticer MTP‑E200L‑7A2VDF.
Jam tangan analog ini memiliki desain klasik dengan diameter sekitar 46,8 mm, kaca mineral crystal, serta fitur ketahanan air hingga 50 meter. Meski tampil elegan, harga jam ini relatif terjangkau dibandingkan jam tangan mewah Swiss.
Di pasar Indonesia, Casio Enticer MTP-E200L-7A2VDF umumnya dijual pada kisaran Rp850.000 hingga Rp1,2 juta.
Perbedaan pilihan jam tangan ini sering dipandang sebagai refleksi gaya hidup dan citra politik yang ingin ditampilkan para pemimpin dunia. Di satu sisi, elite Barat cenderung tampil dengan simbol prestise dan kemapanan melalui aksesori mewah. Di sisi lain, sejumlah pemimpin Iran justru dikenal menampilkan gaya hidup sederhana sebagai bagian dari narasi politik tentang kesederhanaan dan kedekatan dengan rakyat.
Meski hanya aksesori kecil di pergelangan tangan, jam tangan para elite dunia kadang menjadi simbol yang menarik untuk dibaca di tengah dinamika geopolitik global. (Red/Nov)










