Pria Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Rumah Terkunci di Lasalepa Muna, Diduga Sudah Meninggal Lebih dari Tiga Hari

Selasa, 7 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kopelsek Tampo, Muhtar bersama warga Lasalepa berada di lokasi penemuan mayat. (Foto:Afrizal)

Kopelsek Tampo, Muhtar bersama warga Lasalepa berada di lokasi penemuan mayat. (Foto:Afrizal)

SIBERMEDIA.ID, MUNA-Warga Desa Lasalepa (Lorong Rutan Kelas IIB Raha) Kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna, digegerkan dengan penemuan seorang pria berinisial AS (60) yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumah pribadinya, Selasa 7 Juli 2026.

Saat ditemukan, kondisi rumah dalam keadaan terkunci. Istri korban yang baru kembali dari Kendari bersama warga kemudian mendobrak pintu belakang untuk masuk ke dalam rumah dan mendapati korban sudah tidak bernyawa.

Baca Juga :  La Ode Darwin Sebut Reuni Akbar KKMM Murni Ajang Silaturahmi

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga telah meninggal dunia lebih dari tiga hari sebelum ditemukan. Selama kurang lebih 10 hari terakhir, istri korban berada di Kota Kendari untuk mengantar cucunya

Pihak keluarga juga menyebutkan bahwa semasa hidup, korban memiliki riwayat penyakit asma dan (TBC).

“Korban memang memiliki riwayat penyakit asma dan TBC,” ungkap pihak keluarga.

Sementara itu, Kapolsek Tampo, Ipda Amran, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Ia mengatakan, jenazah korban akan dievakuasi ke RSUD LM Baharuddin Raha untuk menjalani pemeriksaan visum luar.

Baca Juga :  Duka Menyelimuti Keluarga H. Ruksamin, Muhammad Radja Bintang Rukusala Berpulang di Usia 21 Tahun

“Korban ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumahnya. Untuk penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan visum luar,” ujar Kapolsek.

Kapolsek menyebut hingga saat ini, penyebab pasti meninggalnya AS masih menunggu hasil pemeriksaan.

Peliput:Afrizal

Berita Terkait

Pelayanan KTP-el di Dukcapil Muna Mendapat Sorotan, Kadis Tegaskan Penundaan Pencetakan Disebabkan Keterbatasan Ribbon dan Film KTP-el
Kejari Muna Akan Ekspos 5 Perkara Yang Ditangani, Kini Perkara PDAM Sudah Dilakukan Audit Investigasi Oleh Inspektorat Provinsi
111 Sekolah di Muna Mendapatkan Anggaran Revitalisasi, Kepala Dikbud Tekan Kepsek Kerja Sesuai Kontrak
Kuasa Hukum: Diduga Kuat Penyidik Polres Muna Sengaja Melakukan Pembiaran dan Terindikasi Berpihak Atas Kasus Tugboat Yang Menewaskan 2 Nelayan
Kasat Reskrim Polres Muna: Dugaan Mark Up Anggaran di DLH Kalau Itu Benar-benar Ada, Kita Akan Proses
Diduga Ada Mark Up Anggaran di DLH Muna, Ini Tanggapan Kepala Dinas
Anggota DPD RI Wa Ode Rabia Akan Perjuangkan Kekurangan Ambulance, Bangunan Fisik Puskesmas Hingga Insentif Dokter Di Muna
Ridwan Bae Sindir Gubernur ASR dan Bupati Di Sultra “Jangan Hanya Tidur-Tidur Di Meja Namun Turun Melihat Masyarakat”

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:54

Pelayanan KTP-el di Dukcapil Muna Mendapat Sorotan, Kadis Tegaskan Penundaan Pencetakan Disebabkan Keterbatasan Ribbon dan Film KTP-el

Senin, 2 November 2026 - 12:51

Kejari Muna Akan Ekspos 5 Perkara Yang Ditangani, Kini Perkara PDAM Sudah Dilakukan Audit Investigasi Oleh Inspektorat Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 10:37

111 Sekolah di Muna Mendapatkan Anggaran Revitalisasi, Kepala Dikbud Tekan Kepsek Kerja Sesuai Kontrak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:13

Kuasa Hukum: Diduga Kuat Penyidik Polres Muna Sengaja Melakukan Pembiaran dan Terindikasi Berpihak Atas Kasus Tugboat Yang Menewaskan 2 Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28

Kasat Reskrim Polres Muna: Dugaan Mark Up Anggaran di DLH Kalau Itu Benar-benar Ada, Kita Akan Proses

Berita Terbaru