Sembilan Kios RB di Pasar Laino Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Minggu, 26 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran Kios Penjual RB di Pasar Laino. (Foto:Fatih)

Kebakaran Kios Penjual RB di Pasar Laino. (Foto:Fatih)

SIBERMEDIA.ID,MUNA – Sembilan kios pakaian bekas Rombengan (RB) yang ada dijalan Pasar Laino, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) dilalap api, sekitar pukul 05.20 WITA, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Kebakaran yang nyaris menelan korban tersebut, membuat panik warga yang melintas disepanjang jalur menuju pasar sentral Laino.

Salah satu penjaga kios Boby yang sempat bermalam didalam kios mengaku kaget saat api yang nyaris melalap bagian kiosnya.

“Kejadiannya pagi-pagi, saya belum bangun dan dikagetkan dengan teriakan,”Terang Boby, Minggu (26/4/2026).

Baca Juga :  Ridwan Bae Perjuangkan Perbaikan Akses Jalan Menuju Bangunan KDKMP Di Muna Melalui IJD

Kata Boby, Ada sekitar sembilan bangunan yang hangus. Semuanya barang jualan RB. “Hanya sekitar 10 menit kejadiannya. Sumber api berasal dari kios ujung dan menjalar cepat dikios samping,”Ucapnya.

Api berhasil dipadamkan setelah mobil pemadam kebakaran Kejadiannya begitu cepat, Api menghanguskan sembilan bangunan mulai sekitar pukul 05.25 Wita sampai sekitar pukul 05.50 Wita sebelum mobil pemadam kebakaran datang.

“Mobil pemadam datang setelah 10 menit, untung tidak menjalar di sisa kios lainnya,”Ungkapnya.

Boby tidak mengetahui pasti penyebab kebakaran namun diperkirakan dari korsleting listrik. “Tidak ada yang tau api darimana, tapi asalnya dari kios ujung,”Timpalnya.

Baca Juga :  Anggota DPR RI, Ir. H. Ridwan Bae Reses di Muna Serap Aspirasi Hingga Sampaikan Bupati Muna Tidak Boleh Diam Apalagi Katakan Tidak Ada Uang

Sementara itu, Salah pemilik kios yang enggan disebutkan namanya mengaku kaget atas kejadian kebakaran itu. Kios miliknya yang berada dibagian tengah hangus dan tak sempat diselamatkan.

Dirinya mengaku mengalami kerugian sekitar Rp200 juta. “Katanya siapa total kerugiannya sembilan kios ini hanya ratusan juta. Saya saja ada sekitar Rp200 juta,”Urainya.

Hingga informasi ini diterbitkan belum ada informasi resmi dari kepolisian atas peristiwa tersebut.

Peliput: Fatih

Berita Terkait

Pelayanan KTP-el di Dukcapil Muna Mendapat Sorotan, Kadis Tegaskan Penundaan Pencetakan Disebabkan Keterbatasan Ribbon dan Film KTP-el
Kejari Muna Akan Ekspos 5 Perkara Yang Ditangani, Kini Perkara PDAM Sudah Dilakukan Audit Investigasi Oleh Inspektorat Provinsi
111 Sekolah di Muna Mendapatkan Anggaran Revitalisasi, Kepala Dikbud Tekan Kepsek Kerja Sesuai Kontrak
Kuasa Hukum: Diduga Kuat Penyidik Polres Muna Sengaja Melakukan Pembiaran dan Terindikasi Berpihak Atas Kasus Tugboat Yang Menewaskan 2 Nelayan
Kasat Reskrim Polres Muna: Dugaan Mark Up Anggaran di DLH Kalau Itu Benar-benar Ada, Kita Akan Proses
Diduga Ada Mark Up Anggaran di DLH Muna, Ini Tanggapan Kepala Dinas
Anggota DPD RI Wa Ode Rabia Akan Perjuangkan Kekurangan Ambulance, Bangunan Fisik Puskesmas Hingga Insentif Dokter Di Muna
Ridwan Bae Sindir Gubernur ASR dan Bupati Di Sultra “Jangan Hanya Tidur-Tidur Di Meja Namun Turun Melihat Masyarakat”

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:54

Pelayanan KTP-el di Dukcapil Muna Mendapat Sorotan, Kadis Tegaskan Penundaan Pencetakan Disebabkan Keterbatasan Ribbon dan Film KTP-el

Senin, 2 November 2026 - 12:51

Kejari Muna Akan Ekspos 5 Perkara Yang Ditangani, Kini Perkara PDAM Sudah Dilakukan Audit Investigasi Oleh Inspektorat Provinsi

Senin, 2 November 2026 - 10:37

111 Sekolah di Muna Mendapatkan Anggaran Revitalisasi, Kepala Dikbud Tekan Kepsek Kerja Sesuai Kontrak

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:13

Kuasa Hukum: Diduga Kuat Penyidik Polres Muna Sengaja Melakukan Pembiaran dan Terindikasi Berpihak Atas Kasus Tugboat Yang Menewaskan 2 Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:28

Kasat Reskrim Polres Muna: Dugaan Mark Up Anggaran di DLH Kalau Itu Benar-benar Ada, Kita Akan Proses

Berita Terbaru